RADARNET.CO.ID | Demak - Tersebar di media sosial sebuah berita yang sepertinya tidak pantas sebagai Aparat penegak Hukum dengan berkata-kata demikian "Kon do metu kabeh ,lanangan banci ,aku ora dadi Polisi ora popo, aku tak dadi gali, nak trimo ngenteki Anam,Noto,Solikin gampang"(Suruh Keluar Semua ! Lelaki Banci ! Aku nggak jadi Polisi tidak apa-apa ! Aku tak jadi Preman ! Kalau cuman menghabisi Anam,Noto,dan Solikin itu masalah gampang- RED).
Berita yang langsung dari Kasi Propam Polres Demak Akp Santoso SH, sempat mengundang perhatian banyak warga terkait ucapan arogansi Bripka Bahrul Ulum di dekat rumah pelapor di desa Dukun Rt 05 Rw 04 kecamatan Karangtengah kabupaten Demak Provinsi Jateng.
Kasus tersebut juga sudah di ketahui Kabidpropam Polda Jateng, Kapolres Demak,Para Kasubid Bidpropam Polda Jateng dan Waka Polres Demak.
Akp Santoso SH selaku Kasi Propam Polres Demak juga menjelaskan perihal Pamwaspers Pelaksanaan Hukuman disiplin berupa penempatan dalam tempat kusus(Patsus) untuk pelaku.
Pelaksanaan Hukuman disiplin terhadap terhukum atas nama Bripka Bahrul Ulum (Ba sat Polair Polres Demak)dilaksanakan pada senin(28/10/24) sekira pukul 08.30 Wib.
Kasi Propam Polres Demak Akp Santoso SH juga menjelaskan bahwa Bribka Bahrul Ulum melanggar pasal 3 huruf(i) dan atau pasal 5 huruf(a), PPRI no 2 tahun 2003 tentang Peraturan disiplin Anggota Polri.
Lebih lanjut Akp Santoso juga menambahkan ,'Untuk tempat Patsus di Mako Polres Demak. Untuk lamanya Patsus selama 21 hari, di mulai senin(28/10) hingga minggu(17/11)' jelasnya.
Untuk Petugas kontrol yaitu PS.Kanit Provos Sutrisno,SH ,Bripka Aquanasara Guruh Putera Perdana, dan Briptu Rifki Maulana.
Pewarta: Trisyono
Editor: Hadi Purwono
Komentar0